Tak Berpenghuni, Tapi 8 Lokasi Ini Viral Jadi Wisata Ekstrem

Beberapa destinasi wisata yang tak hanya membuatmu kagum. Namun juga mampu menggetarkan rasa takutmu. 

Tak Berpenghuni, Tapi 8 Lokasi Ini Viral Jadi Wisata Ekstrem

Destinasi wisata Tsingy de Bemaraha, di Madagaskar. (net)

Jakarta, Berlimanews- Biasanya pesona dari banyak destinasi wisata alam membuat kamu tenang dan tenteram. Tetapi pernah tidak, kamu membayangkan destinasi wisata lain yang justru membuatmu takjub sekaligus ngeri? 

Tempat seperti itu ternyata benar ada lho. Di bawah ini adalah beberapa destinasi wisata yang tak hanya membuatmu kagum. Namun juga mampu menggetarkan rasa takutmu. 

Entah karena fenomena alam yang terjadi di tempat tersebut ataupun kesan visual yang ditampakkan. Siap untuk berpetualang? Ini dia daftarnya.

1. Truk Lagoon, Micronesia.

Truk Lagoon terletak di bawah laut sepanjang wilayah Micronesia dan merupakan salah satu situs diving paling populer dan cukup berbahaya. Awalnya Truk Lagoon merupakan sebuah markas perang milik pasukan militer Jepang saat Perang Dunia II.

Tetapi kemudian pada Februari 1944, armada militer Amerika Serikat menjatuhkan serangan bom bertubi-tubi ke tempat ini dan sukses menenggelamkan total 60 kapal dan 275 pesawat perang milik Jepang dan aliansinya.

Saat ini Truk Lagoon diyakini masih menyimpan banyak rahasia kelam Perang Dunia II di dasar laut. Tempat ini juga dinilai sebagai situs diving yang menantang. Bangkai kapal, serta tulang belulang korban serangan tentara Amerika terkubur di kedalaman laut yang menjadi sarang beberapa kawanan hiu. Cukup menggelitik nyali para penyelam, bukan?

2. Derweze, Turkmenistan
Sebenarnya Dewerze adalah nama sebuah desa kecil di utara Turkmenistan yang hanya dihuni oleh sekitar 350 penduduk. Namun tak disangka desa ini ternyata merupakan lokasi dari destinasi wisata terkenal Door to Hell.

Sesuai dengan namanya, lubang menganga di tengah gurun ini seolah menunjukkan kesan seperti neraka. Benar-benar bukan destinasi wisata yang mengasyikkan.

3. Hodge Close Quarry, Inggris
Keberadaan Hodge Close Quarry sebenarnya sudah cukup lama, namun baru akhir-akhir ini ia diperkenalkan sebagai tempat wisata. Awalnya Hodge Close Quarry adalah sebuah tambang batu tua yang kini berubah menjadi satu tempat diving.

Beberapa gua di tempat ini hanya bisa dijangkau lewat jalur di bawah air. Temperatur air di tempat ini juga tak main-main lho, hingga 6 derajat celcius. Cukup tricky, bukan?

Yang membuat banyak wisatawan merasa ngeri adalah refleksi tambang batu yang tercermin lewat air danaunya. Ketika permukaan air tenang, kamu akan melihat gambar tengkorak manusia. Setengah bagian dari gambar tengkorak merupakan tambang batu asli, sementara setengahnya lagi hanyalah refleksi di dalam air.

Meski begitu, para wisatawan lebih memilih untuk memotret dari jarak jauh dan enggan untuk mendekat, apalagi sampai nekat diving.

4. Namaskard, Islandia
Merupakan sebuah wilayah yang terletak di dasar gunung Namafjall, Islandia. Area ini dikenal sebagai area vulkanik paling terkenal dan dinilai sebagai tempat paling tak bersahabat di dunia. Ini karena Namaskard merupakan pusat dari aktivitas geothermal.

Tanah di tempat ini tertutupi oleh kolam lumpur yang mendidih, mirip kolam lumpur Sidoarjo tetapi lebih luas. Sulfur dan gas vulkanik yang diproduksi dari kolam-kolam lumpur ini sering menimbulkan kabut tebal. Uniknya banyak wisatawan yang justru tertarik dan mengunjungi tempat berbahaya yang satu ini.

5. The Afar Depression, Ethiopia 
Bayangkan jika tanah kamu pijak tiba-tiba bergetar, kemudian membentuk sebuah jurang atau longsor tanpa bisa kamu prediksi. Menyeramkan? Tentu saja. Tetapi itulah yang akan kamu rasakan ketika mengunjungi The Afar Depression yang ada di Ethiopia. Di sini kamu bisa merasakan langsung bagaimana rasanya jika dua lempengan tektonik bertemu.

Bayangkan saja dalam rentang waktu dua bulan pada September dan Oktober tahun 2005, The Afar Depression tercatat mengalami gempa sebanyak 165 kali secara terus menerus. Belum lagi jika ingat kalau tempat ini merupakan pusat dari danau lava. Banyak peneliti percaya bahwa suatu hari nanti benua Afrika bisa terbelah karena gempa yang selalu terjadi di The Afar Depression.

6. Perito Moreno Glacier, Argentina
Perito Moreno Glacier merupakan bagian dari wilayah bersuhu ekstrem Patagonia Ice Field yang terbentang dari selatan Argentina hingga Chile, dengan total wilayah mencapai 17 ribu kilometer persegi. Perito Moreno Glacier sendiri adalah daerah isolasi yang hanya terdiri dari lapisan es dan salju.

Dengan luas hingga 250 kilometer persegi, tempat ini membuat siapapun yang datang berkunjung bergidik ngeri karena tidak ada kehidupan di dalamnya.  Sejauh mata memandang, yang bisa kamu temukan hanyalah kumpulan salju, tebing es dan gletser. Meski tampak menakjubkan, tidak ada wisatawan yang ingin berlama-lama di tempat ini.

7. Blue Lake, Rusia
Blue Lake atau bisa disebut Danau Goluboe terletak di sebelah selatan Rusia, tepatnya di wilayah Kabardino-Balkaria. Wilayah perairan ini adalah situs diving yang jarang ditelusuri. Karena tidak adanya stream atau arus yang dapat menuntun para diver dalam mengeksplor kedalaman danau.

Yang lebih membuat ngeri adalah isu bahwa danau ini tak memiliki dasar alias bottomless. Meski para ahli mengestimasi kedalamannya sekitar 250 meter, tetapi ternyata dasar dari danau ini tidak juga ditemukan. Belum lagi kandungan hidrogen sulfida yang membuat jarak pandang semakin terbatas.

8. Tsingy de Bemaraha, Madagaskar
Tsingy de Bemaraha merupakan sebuah taman nasional di selatan benua Afrika, tetapi kesan yang ditampilkan oleh tempat ini lebih menyerupai hutan liar yang belum terjamah. Tsingy de Bemaraha dibentuk oleh sekumpulan batu besar tajam yang mencuat ke atas dan memiliki tinggi hingga 120 meter!

Taman Nasional ini juga dikatakan sebagai rumah dari ratusan spesies hewan yang tidak akan bisa ditemui di belahan bumi manapun. Secara visual, tempat ini saja sudah bikin ngeri ya, tapi ternyata Tsingy de Bemaraha juga jarang terjamah tangan ilmuwan. Singkatnya sedikit sekali peneliti hutan maupun biologi yang menjejakkan kaki di tempat ini.

Neil Shea, jurnalis National Geographic, mengatakan jika Tsingy de Bemaraha benar-benar memiliki kesan kawasan alam liar yang tidak pernah dibayangkan oleh siapapun. Ia dan timnya bahkan sampai tersesat berkali-kali, sebelum akhirnya bisa keluar dari Taman Nasional tersebut.

Itu dia delapan destinasi wisata tak biasa yang selain membuat takjub, bisa juga membuatmu bergidik ngeri.