Perkembangan Kreativitas Anak 

Kreativitas anak biasanya sudah ada sejak balita dan akan terus meningkat kreativitasnya jika umur bertambah.

Perkembangan Kreativitas Anak 

Gambar ilustrasi

Kreativitas berasal dari bahasa inggris yaitu “to create” yang berarti menciptakan atau membuat sesuatu yang baru belum pernah dibuat atau diciptakan orang lain. Setiap anak tentunya memiliki kreativitas sendiri dalam  menangkap materi pembelajaran ataupun belajar secara individu. 

Kreativitas anak biasanya sudah ada sejak balita dan akan terus meningkat kreativitasnya jika umur bertambah. Contoh yang mudah ditemukan adalah bermain bagi tingkatan anak balita, merupakan dunianya atau tempatnya. Dari bermain, biasanya akan muncul kreativitas anak itu dengan sendirinya menggunakan alat main yang ada dihadapannya.

Kreativitas adalah bentuk ide atau pikiran seorang anak yang berpikir hal-hal yang ada di depannya. Anak mempunyai kreativitas. Biasanya, anak yang aktif dalam kelas maupun lingkungannya, juga punya kecerdasan di atas rata-rata anak pada umumnya. Kreativitas pada setiap anak tentunya berbeda. Ada yang kreatif dalam hal belajar, bermain, atau kreatif dalam seni tangan atau kerajinan.

Kerajinan anak yang dibuat dengan sendirinya tanpa bantuan orang lain adalah sebuah hasil dari kreativitasan anak tersebut. Kreatif dalam belajar biasa anak tersebut memiliki cara yang berbeda dengan teman sekelasnya dalam menyelesaikan tugas, sedangkan dalam kreatif bermain biasa anak tersebut aktif dalam bermainnya dan cenderung menjadi yang lebih dominan dari pada yang lainnya.

Kreativitas anak dalam Pertumbuhannya biasa mendapatkan dorongan dari orang sekitar atau lebih utama yaitu keluarga. Kreativitas anak dalam belajar juga berbeda disetiap anak. Dalam belajar rata-rata anak sering mengalami bosan atau lelah dalam mendengarkan materi yang di sampaikan dan tidak dapat dimengerti oleh sebagian anak. Disitu sering terjadi kreativitas anak terhalang karna anak sudah merasa bosan dan lelah dalam belajar.

Lalu bagaimana Upaya agar anak tidak mengalami kebosanan dalam belajar yaitu, mengembangkan suasana belajar dan hal yang penting jangan sampai memaksa hingga mengendalikan anak, agar anak tidak merasak tertekan. Banyak sekali upaya agar anak tidak mengalami kebosanan. 

Kreativitas anak tumbuh dengan cepat disaat anak sedang mengalami kefokusan yang teliti dan juga otak yang berkerja. Kreativitas biasa seorang anak yang suka akan mengelolah benda menjadikannya sebuah kerajinan tangan yang unik dan memiliki nilai tersendiri. 

Kreativitas harus terus di perluas agar anak semakin banyak memiliki pandangan yang  luas akan kreativitas sekitarnya.


Oleh: 
Nurul Putri Septiana
Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang Semester 2
Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar