Biaya Pengobatan Hingga Santunan Korban Robohnya Gerai di Kalimantan Selatan Ditanggung Alfamart 

Menurut keterangan warga sekitar, bangunan tersebut berusia kira-kira 20 tahun. Kemudian kondisi alam seperti kerap terendam air karena wilayah rawa atau gambut hingga bencana banjir, sehingga patut diduga secara konstruksi tidak sesuai dengan kondisi awal berdiri.

Biaya Pengobatan Hingga Santunan Korban Robohnya Gerai di Kalimantan Selatan Ditanggung Alfamart 

Corporate Affairs Director PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk Alfamart, Solihin

Jakarta, RadarKota - Corporate Affairs Director PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk Alfamart, Solihin, memberikan pernyataan resmi atas insiden ambruknya ruko tiga lantai di Gambut, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.

Solihin menyampaikan rasa duka dan belasungkawa kepada para korban robohnya ruko tiga lantai yang terletak di Jalan Ahmad Yani KM14 Kecamtan Gambut, Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan yang secara tiba-tba. 

"Mewakili manajemen Alfamart, saya turut prihatin dan berbelasungkawa atas robohnya bangunan Toko Alfamart secara tiba-tiba di Jalan Ahmad Yani KM 14 Kabupaten Banjar - Kalimantan Selatan," kata Solihin melalui percakapan aplikasi whatsapp dan video kepada radarkota.com, Senin malam, 18 April 2022.

"Kita sama-sama berdoa karena saat ini masih dilakukan evakuasi atas korban, yang dibantu oleh Polda Kalsel, Basarnas, Polres Banjar, Damkar dan Relawan," tambahnya.

Menurut Solihin, pihak Alfamart juga bakal memberi santunan kepada seluruh korban atas insiden ini. "Doa dan dukungan kami bersama keluarga karyawan dan masyarakat yang tertimpa musibah robohnya bangunan ini. Alfamart akan menanggung biaya pengobatan dan santunan kepada para korban," ujarnya.

Bangunan Tua

Ambruknya bangunan minimarket Alfamart yang terletak di Jalan Ahmad Yani, Banjar, Kalimantan Selatan, pada Senin sore, 18 April 2022, diketahui merupakan bangunan tua. Bangunan itu juga berdiri di atas tanah bekas rawa atau lahan Gambut. 

Untuk menyelidiki peristiwa ini, Polda Kalimantan Selatan mendatangkan Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polri cabang Surabaya di Polda Jawa Timur. "Mudah-mudahan besok sudah datang untuk melakukan pemeriksaan dan olah TKP," kata Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Rikwanto saat ditemui di lokasi kejadian, Senin malam, 18 April 2022.

Menurut keterangan warga sekitar, tambah Rikwanto, bangunan tersebut berusia kira-kira 20 tahun. Kemudian kondisi alam seperti kerap terendam air karena wilayah rawa atau gambut hingga bencana banjir, sehingga patut diduga secara konstruksi tidak sesuai dengan kondisi awal berdiri. "Jadi ingin bangunan tua dan disewa oleh Alfamart," ujarnya.

Hingga Senin tengah malam, tim SAR gabungan bersama relawan masyarakat masih melakukan evakuasi terhadap sejumlah korban yang diduga masih terjebak.

Kapolda menyebut ada lima orang diperkirakan masih berada di bawah reruntuhan bangunan permanen berlantai tiga itu.

"Perkiraan total 16 orang korban saat kejadian termasuk enam karyawan. Delapan berhasil dievakuasi selamat dan tiga meninggal," katanya didampingi Kabid Humas Kombes Pol Mochamad Rifa'i.