Malaysia Hancur Lebur Dipermalukan Laos, Safee Sali Geram

Safee berharap kekalahan ini langsung direspons dengan evaluasi, dan membuat persiapan yang lebih baik ke depan menghadapi Piala Asia 2023 pada Juni mendatang.

Malaysia Hancur Lebur Dipermalukan Laos, Safee Sali Geram

Jakarta, RadarKota - Mantan striker timnas Malaysia yang berjaya di Piala AFF 2010, Safee Sali, kecewa berat melihat penampilan juniornya di Timnas Malaysia U-23 dibenamkan Laos 1-2 di laga pertama dan 0-2 di laga kedua, penyisihan Grup B. 

Padahal, Laos dipandang sebagai tim yang lemah. "Satu perasaan kecewa, geram... tak tahu cakap apa melihat hasil yang memalukan dengan Laos. Kita mengharapkan keajaiban, kebangkitan, tapi kita dikejutkan dengan permainan counter attack yang sangat berjaya dari laos," kata Safee yang diwawancarai Astroarena, Senin, 21 Februari 2022.

Host Astroarena mencoba melemparkan isu masalah Covid-19 untuk menoleransi kekalahan Malaysia, namun Safee langsung menepisnya. Termasuk masalah di luar lapangan yang disebut membuat pasukan Harimau Malaya loyo di lapangan.  

"Keserasian alasan semata-mata. Laos pun Covid, seluruh dunia Covid, kenapa mereka bisa bermain baik, tetapi kita tidak?! Tidak dapat serasi itu (hanya) alasan, kita harus mengatasi kelemahan dan bangkitkan sepakbola kita," kata Safee. 

Empat pemain Malaysia sebelumnya disebut terpapar Covid-19. Masalah ini dianggap membuat skuad menjadi lemah karena Malaysia tidak cukup mendapatkan pemain terbaik. 

"Tak cukup pemain? lebih baik seperti Indonesia tarik diri saja, daripada menerima kekalahan semacam ini dengan pasukan Laos yang sepatutnya kita dapat kemenangan. Mereka dapat berkembang dengan baik bisa mengalahkan kita. Saya rasa lebih baik kita tarik diri, daripada mengalami pengalaman yang memalukan," imbuhnya. 

Safee Salii pernah menjadi sorotan netizen Indonesia karena dianggap meremehkan Timnas Garuda menjelang Piala AFF 2020. Setelah Indonesia menghancurkan Malaysia 4-1 di pertandingan menentukan di babak grup, netizen Indonesia pun menyerbu akun sosial media mantan striker yang berjaya di Piala AFF 2010 ini. 

Indonesia menarik diri dari Piala AFF U-23 karena 9 pemainnya positif Covid-19. Myanmar pun mengalami masalah sama sehingga mundur dari turnamen. Malaysia punya peluang cerah karena tinggal menghadapi Laos, di atas kertas tetapi kenyataan tidak sesuai harapan. 

"Indonesia pun tak ada, kita mengharapkan Laos, kita konfirm bisa dapat poin, bila kalah itu semacam kita ditimpa batu kemuka," sesal Safee. 

"o..macam itu... sakit tu," tanya presenter Astroarena sambil tertawa. 

Selebihnya, Safee berharap kekalahan ini langsung direspons dengan evaluasi, dan membuat persiapan yang lebih baik ke depan menghadapi Piala Asia 2023 pada Juni mendatang. Ia meminta klub juga melepas pemain yang dipanggil Timnas Malaysia. 

Di Piala Asia U-23 2022, Malaysia ada di Grup C bersama Korea Selatan, Thailand dan Vietnam. "Persiapan harus dari sekarang. Jangan bulan tiga empat baru prepare itu terlambat," tutupnya.