Diserang Penyakit Aneh, Israel Kena Azab?

Penyakit campuran Covid-19 dan influenza ini terdeteksi dari seorang perempuan hamil yang tak divaksinasi di Israel.

Diserang Penyakit Aneh, Israel Kena Azab?

Jakarta, RadarKota - Masyarakat Israel kini tengah was-was. Pasalnya, negara tersebut kini sedang dilanda penyakit aneh. Penyakit campuran Covid-19 dan influenza ini terdeteksi dari seorang perempuan hamil yang tak divaksinasi di Israel. Nama penyakit yang baru terdeteksi itu adalah Flurona.

Rumah Sakit Beilinson di Petach Tikva merespons cepat. Sang perempuan yang menunjukkan gejala ringan langsung diisolasi. "Ini terutama ketika Anda tidak tahu apakah itu virus Corona atau flu, jadi Anda menyebutnya sama. Sebagian besar penyakitnya adalah pernapasan," ujar Profesor Arnon Vizhnitser, seperti dikutip dari Himodia, Sabtu, 1 Januari 2022.  

Menurut laporan lokal, dokter menemukan jejak patogen Covid-19 dan flu di sistem tubuhnya. “Kami melihat semakin banyak perempuan hamil dengan (penyakit) flu. Ini merupakan tantangan besar berurusan dengan seorang perempuan yang datang dengan demam saat melahirkan," tambahnya. 

Dikatakan Kementerian Kesehatan, Israel sedang mempelajari hasilnya untuk menentukan apakah kombinasi dari dua infeksi ini dapat menyebabkan penyakit yang lebih serius. "Dia didiagnosis menderita flu dan virus Corona segera setelah dia tiba," kata Profesor Arnon Vizhnitser, direktur Departemen Ginekologi rumah sakit, dikutip Metro.co.uk dari Hamodia. 

Dia menambahkan, bahwa perempuan itu diperkirakan akan keluar dari rumah sakit pada hari Kamis. “Kedua tes itu kembali positif, bahkan setelah kami periksa lagi. Penyakitnya adalah penyakit yang sama," sambungnya. 

Para ahli menemukan virus yang menyebabkan kesulitan bernapas. Itu terjadi lantaran keduanya menyerang saluran pernapasan bagian atas. Meski pun dia dianggap sebagai kasus pertama yang terdokumentasi dari infeksi ganda, para ahli di negara itu percaya ada orang lain yang belum didiagnosis.  

"Tahun lalu, kami tidak menyaksikan kasus flu di antara perempuan hamil atau melahirkan. Hari ini, kita melihat kasus virus Corona dan flu yang mulai muncul kembali," ujar Vizhnitser.