Pantau Tumbuh Kembang Balita di Masa Pandemi 

Yunus Burhan mengatakan, tumbuh kembang balita dalam masa pandemi menjadi hal yang sangat penting untuk diperhatikan.

Pantau Tumbuh Kembang Balita di Masa Pandemi 

Asisten Pemerintahan Kota Adm. Jakarta barat, Yunus Burhan didampingi Asisten Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat, RM. Amien Haji membuka Kegiatan Sosialisasi Protokol Kesehatan dengan tema Pemantauan Tumbuh Kembang Balita dalam Masa Pandemi.

Jakarta, RadarKota - Pandemi Covid-19 menuntut masyarakat untuk menciptakan kebiasaan baru ditengah kehidupan. Kebiasaan baru ini tercipta agar terhindar dari virus Covid-19 dan tetap dapat beraktivitas sehari-hari dengan normal baik anak-anak maupun orang dewasa.

Meski demikian, kebiasaan baru ini tetap harus memperhatikan tumbuh kembang balita dalam masa pandemi. Oleh karena itu, sebagai upaya memberikan edukasi tersebut, Pemkot Jakarta Barat menggelar kegiatan Sosialisasi Protokol Kesehatan dengan tema Pemantauan Tumbuh Kembang Balita dalam Masa Pandemi.

Kegiatan yang menghadirkan narasumber dr Lula Kamal tersebut dibuka oleh Asisten Pemerintahan Kota Adm. Jakarta barat, Yunus Burhan didampingi Asisten Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat, RM. Amien Haji.

Yunus Burhan mengatakan, tumbuh kembang balita dalam masa pandemi menjadi hal yang sangat penting untuk diperhatikan. Sebab, dengan kondisi di tengah pandemi saat ini jangan sampai pertumbuhan balita tidak otimal atau bahkan terabaikan.

"Oleh karena itu, perlu adanya sosialisasi dan edukasi bagi masyarakat tentang pemantauan tumbuh kembang balita dalam masa pandemi dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan," ujar Yunus, Kamis, 26 November 2020.

Sementara itu, Lula Kamal mengatakan, peran serta orang tua sangat penting dalam penanganan anak balita secara mandiri. "Caranya dengan rutin melakukan pengecekan berat badan, mengukur tinggi badan dan melihat grafik standar kesehatan anak sesuai umur di masa pandemi," ujarnya melalui Zoom Meeting di Ruang Rapat Walikota, Kantor Walikota Jakarta Barat.

Ditambahkannya, kebiasaan dapat berubah menjadi suatu kebudayaan. Kebiasaan itu berawal dari kegiatan yang memiliki manfaat bagi orang-orang yang melakukannya, kemudian kegiatan ini dilakukan secara berkala menjadi kebiasaan. Namun untuk menjadi kebudayaan, memerlukan waktu yang tidak singkat.