Dua Perusahaan Ditutup Sementara karena Langgar Prokes

Saat petugas masuk ke dalam ruangan, satgas menemukan para keryawan yang sedang bekerja di perkantoran tersebut terlihat tidak menjaga jarak fisik.

Dua Perusahaan Ditutup Sementara karena Langgar Prokes

Asisten Pemerintahan Jakarta Barat, Yunus Burhan menutup sementara perusahaan yang langgar prokes

Jakarta, RadarKota - Satuan Tugas (Satgas) Penegakan Covid-19 Pemkot Jakarta Barat menutup sementara dua kantor perusahaan, di kawasan Ruko Seribu, Kelurahan Cengkareng Barat Kecamatan Cengkareng, Senin, 5 Oktober 2020.

Penutupan dilakukan karena dua kantor yang bergerak di bidang kargo dan permodalan online tersebut melanggar protokol kesehatan (prokes) Covid-19. Penutupan sementara berlaku selama 3x24 jam. 

Inspeksi mendadak (sidak) ke kawasan tersebut dipimpin Asisten Pemerintahan Jakarta Barat, Yunus Burhan. Saat petugas masuk ke dalam ruangan, satgas menemukan para keryawan yang sedang bekerja di perkantoran tersebut terlihat tidak menjaga jarak fisik.

Selain itu, beberapa ruangan rapat dan kantor diisi pegawai melebihi setengah dari kapasitas maksimal. Satgas juga menemukan tidak adanya marka atau tanda pembatas jarak pada lift, bangku-meja rapat dan tempat makan di lantai paling atas kantor.

“Tindakan kita adalah penutupan sementara, maksimal tiga hari. Tapi kita minta pimpinan perusahaan untuk tindaklanjut temuan kita, karena kita hadir. Tugas kita untuk terapkan protokol kesehatan di semua perusahaan," kata Yunus, Selasa, 6 Oktober 2020.

“Perusahaan yang terkena penindakan, mau tidak mau segera menyelesaikan pekerjaan dan menutup kantornya sementara waktu, serta mendapat denda administrasi.”