Dukung Penataan Kampung Nelayan, IPC Resmi Lepaskan Lahan 12,18 Hektare

"IPC secara resmi telah menyerahkan tanah seluas 12,18 Ha kepada pemerintah guna peruntukan program penataan pelabuhan/kampung nelayan," ujar Elvyn

Dukung Penataan Kampung Nelayan, IPC Resmi Lepaskan Lahan 12,18 Hektare

Dokumen Istimewa

Bengkulu, RadarKota – Sebagai upaya mewujudkan program penataan pelabuhan atau kampung nelayan, PT Pelabuhan Indonesia II (Persero)/IPC menandatangani Pernyataan Pelepasan Hak atas Lahan di Kelurahan Sumber Jaya Kecamatan Kampung Melayu Kota Bengkulu Provinsi Bengkulu.

Penandatanganan pernyataan tersebut dilakukan oleh GM Cabang Pelabuhan Bengkulu, Nurkholis Lukman dan Kepala Kantor Pertanahan Kota Bengkulu, Adam Hawadi. 

Dalam kegiatan itu, turut hadir dan menyaksikan Dirjen Pengadaan Tanah Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Arie Yuriwin, Gubernur Bengkulu yang diwakilkan oleh Sekda Pemerintah Provinsi Bengkulu Nopian Andusti, Direktur Utama IPC Elvyn G. Masassya, Direktur Teknik IPC Dani Rusli Utama, Direktur SDM dan Hukum IPC Rizal Ariansyah, Wakil Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi, serta beberapa perwakilan stakeholder Cabang Pelabuhan Bengkulu.

"IPC secara resmi telah menyerahkan tanah seluas 12,18 Ha kepada pemerintah guna peruntukan program penataan pelabuhan/kampung nelayan," ujar Elvyn, Selasa, 26 Februari 2019. 

Pada kesempatan sebelumnya, Jumat, 15 Februari 2019, IPC telah melakukan penandatanganan Perjanjian Kerjasama tentang Pelaksanaan Program Penataan Pemukiman kampung Nelayan di Kelurahan Sumber Jaya, Kecamatan Kampung Melayu, Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu. Perjanjian ditandatangani oleh Direktur Operasi IPC Prasetyadi, Gubernur Bengkulu dan Walikota Bengkulu.

"IPC bersama Pemerintah Daerah Dan Kota Bengkulu melakukan penataan pemukiman kampung nelayan Kelurahan Sumber Jaya Kecamatan Kampung Melayu. IPC mengajak masyarakat serta seluruh pihak terkait untuk ikut mendukung dan mengawal proses yang sedang berlangsung sehingga program ini segera terlaksana dengan baik,” ujar Elvyn.