Tak Singgung Kasus Novel Baswedan, Dahnil Sebut Prabowo 'Nice Boy'

Meski kasus Novel luput dibahas, misteri kasusnya tetap jadi perhatian Prabowo-Sandiaga

Tak Singgung Kasus Novel Baswedan, Dahnil Sebut Prabowo 'Nice Boy'

Capres dan Cawapres Nomor Urut 02, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno

Jakarta, RadarKota - Penyiraman air keras yang dialami penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan sudah lama berlalu. Namun hingga kini penegak hukum belum berhasil menangkap pelakunya. Hukum jadi terkesan mandul dan tumpul. Hal ini yang disayangkan Badan Pemenangan Nasional (BPN) capres-cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, mengapa hal itu  tidak disinggung dalam debat perdana capres yang digelar Kamis (17/01/2018).

Koordinator Jubir BPN Prabowo-Sandiaga, Dahnil Anzar Simanjutak menegaskan, meski kasus Novel luput dibahas, misteri kasusnya tetap jadi perhatian Prabowo-Sandiaga. "Hanya saja Prabowo itu nice boy dan tidak mau mengungkit kesalahan orang," katanya saat di diskusi bertema Panggung Dramaturgi Debat Capres, di Jakarta Pusat, Sabtu (19/01/2019).

Kendati demikian, ia mengaku Prabowo dan Sandiaga jika terpilih nanti berkomitmen akan fokus pada pengusutan kasus Novel melalui tim gabungan pencari fakta (TGPF). 

Sementara itu Direktur Kampanye Jokowi-Ma'ruf Amin, Benny Rhamdani membantah adanya kesepakatan pihaknya dengan kubu Prabowo supaya tidak dibahas di debat Kamis lalu. "Kami tidak mau mengundang kontroversi dan menimbulkan kegaduhan politik. Ini menjadi catatan (Jokowi dan Ma'ruf)," ujarnya.

Karena itu, pihaknya memilih menggunakan strategi menunggu. Kalau kasus Novel ditanya maka, mereka akan  menjawab. Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum mengatur empat tema debat kemarin yaitu hukum, Hak Asasi Manusia (HAM), korupsi, dan terorisme