Rizal Ramli Tak Percaya Survei

Menurutnya, 30 persen swing voters itu adalah mereka yang belum menentukan pilihan ini dari kalangan masyarakat terdidik dan mapan secara ekonomi.

Rizal Ramli Tak Percaya Survei

Ekonom Senior, Rizal Ramli

Jakarta, RadarKota - Ekonom senior Rizal Ramli, mengaku tidak percaya dengan hasil survei dari sejumlah lembaga survei yang mengunggulkan Jokowi-Maruf Amin menang atas Prabowo-Sandiaga di atas 20 persen.

“Dugaan saya, yang benar: Jokowi hanya sekitar 40 persen, Prabowo 30 persen. Tapi Prabowo naik, Jokowi merosot, dan yang swing voters itu masih 30 persen,” kata mantan Menko Maritim era Presiden Jokowi, Kamis, 17 Januari 2019.

Menurutnya, 30 persen swing voters itu adalah mereka yang belum menentukan pilihan ini dari kalangan masyarakat terdidik dan mapan secara ekonomi.

“Di satu segi dia senang sama Jokowi, jujur, enggak neko-neko, tapi kebijakan ekonominya bikin susah, pajak kita diuber-uber. Tapi mau milih Prabowo juga belum mau, jadi 30 persen ini masih ragu-ragu,” paparnya.

Bahkan, menurut Rizal, kalaupun Prabowo-Sandi memenangi Pilpres 2019, belum tentu karena faktor timnya yang hebat, tapi rakyat memang sudah kesal dengan kondisi perekonomian saat ini.

“Saya bilang sama Prabowo: Seandainya Mas Bowo menang, belum tentu karena timnya Mas Bowo hebat. Tapi rakyat sudah sebel saja ekonomi susah. Pingin perubahan, yang penting ganti (presiden) dulu dah! Urusan berikutnya belakangan,” katanya.

Melihat situasi ini, Rizal menduga hingga April 2019 akan banyak perubahan dan kejutan. Apalagi keinginan rakyat untuk perubahan begitu kuat. “Rakyat Indonesia pingin menunya jangan tahu tempe doang. Ada ayamlah, ikan, steak, dessert,” katanya.

Nah, lantaran rakyat ingin perubahan, tandas Menko Bidang Perekonomian di era Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) tersebut, “Tugas kita, kita dorong kedua Capres ini buat nawarin menu baru, jangan hanya tahu sama tempe doang,” ucapnya.