Efisiensi Karyawan Merupakan Salah Satu Dampak dari Digitalisasi

Ekonomi

Efisiensi Karyawan Merupakan Salah Satu Dampak dari Digitalisasi

Revolusi Industri 4.0

Beberapa jenis bidang pekerjaan, akan merasakan dampak dari era digital. Salah satunya adalah, dengan mengurangi jumlah tenaga kerja yang digunakan.

Jakarta, BerlimaNews - Digitalisasi akan masuk kesemua bidang, dan itu akan berdampak pada efisiensi karyawan. Seperti di bidang perbankan, yang beberapa aktivitasnya sudah dikerjakan secara digital.

Bahkan, seorang nasabah tidak perlu datang ke cabang untuk mendapatkan pelayanan. Otoritas Jasa Keuangan (OJK), juga sedang melakukan kajian terkait dampak digitalisasi perbankan agar mendapatkan gambaran secara detail.

"Saya yakin mungkin ada efisiensi pengurangan, tapi bisa dialokasikan ke bidang-bidang yang sekarang membutuhkan karyawan lebih banyak," ujar Antonius Hary, Kepala Departemen Penelitian dan Pengaturan Perbankan OJK di Jakarta, Kamis (27/9/2018).

Walaupun efisiensi karyawan terjadi akibat digitalisasi, namun bidang tekonologi informasi (TI) masih akan membutuhkan Sumber Daya Manusia (SDM). Hal tersebut, karena masing-masing bank sedang mengembangkan pelayanannya dengan digitalisasi. "Sekarang tinggal bagaimana SDM nya, siap atau tidak," terang Antonius.

Dampak digitalisasi tidaklah selalu negatif, karena karyawan bisa dialihkan ke bidang lain. Selain itu, dimasyarakat juga  berdampak pada pengembangan bisnis baru. "Internet digital itu usaha, sekarang di kampung saya bisa jualan, tidak sampai harus ke kota besar. Jadi akan muncul bisnis baru," jelas Antonius.

Berdasarkan data Kementerian Ketenagakerjaan, pekerjaan yang berkurang pada periode 2017-2020 di antaranya manajer administrasi, mekanik, tukang cetak, supir petugas ekspedisi, pekerja pabrik, dan operator mesin jahit.

Sedangkan, digitalisasi dan revolusi industri 4.0 akan menggerus sejumlah pekerjaan. Beberapa pekerjaan yang dimaksud, yakni tukang pos, kasir bank, agen asuransi, pustakawan, biro perjalanan, dan pekerja restoran siap saji.